pertanyaan burung ke 21

September 11, 2011

seekor burung lain berkata pada hudhud,
“katakan pada kami, o kau yang ingin memimpin kami ke tempat Seri Baginda yang tak dikenal, apakah yang paling dihargai di istana itu? bila menghadap kepada para raja perlu kiranya membawa persembahan-persembahan berharga;
hanya mereka yang hina menghadap raja dengan tangan kosong.”

hudhud menjawab,
“kalau kau menuruti nasihatku, hendaknya kau bawa ke negeri simurgh apa yang tak terdapat di sana. adakah tepat kita membawa apa yang telah ada di sana? pengetahuan sejati terdapat di sana, rahasia-rahasia terdapat di sana, kepatuhan terhadap yang lebih tinggi terdapat di sana. maka bawalah nyala cinta dan kerinduan jiwa; tiada lain yang dapat diberikan kecuali ini. jika sehelaan nafas cinta saja tertuju ke tempat itu, maka ia akan menghantarkan wangian hati. tempat itu ditahbiskan bagi sari wangi jiwa. siapa saja yang menarik sehelaan keluh pertaubatan yang tulus, seketika itu juga ia akan memiliki keselamatan.

aih.. seperti perumpamaan kehidupan ini, apa yang bisa dibawakan sebagai buah tangan kelak.. :(

*diambil dari: musyawarah burung, fariduddin attaar

2 Tanggapan to “pertanyaan burung ke 21”

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.